Usai sukses merampungkan proyek Marapthon Season 3, musisi sekaligus kreator konten multitalenta Reza Arap langsung membuat gebrakan mengejutkan dengan terjun ke industri perfilman layar lebar. Alih-alih beristirahat, ia memilih langsung tancap gas memimpin proyek debut penyutradaraannya melalui sebuah film bergenre komedi horor yang menjanjikan pengalaman menonton segar bagi para penikmat sinema di tanah air.
1. Banting Setir Menjadi Sutradara Film Layar Lebar
Setelah kenyang pengalaman di dunia musik, konten digital, dan dunia streaming, Reza Arap kini membuktikan kapasitasnya di balik layar sebagai sutradara film. Keputusan berani ini menandai babak baru dalam perjalanan kariernya, di mana ia ingin mengeksplorasi kreativitas visual secara menyeluruh melalui media sinema komersial berstandar tinggi.
2. Mengusung Genre Komedi Horor yang Segar dan Berbeda
Film debut garapannya ini memadukan unsur ketegangan khas cerita mistis dengan balutan komedi satir yang cerdas. Racikan genre ini dipilih secara khusus untuk keluar dari zona nyaman film horor konvensional, sehingga penonton tidak hanya diajak merasa tegang tetapi juga terhibur oleh gelak tawa sepanjang pemutaran.
3. Didukung Penuh oleh AAA Clan dan Rumah Produksi Terkemuka
Proyek ambisius ini berada di bawah naungan AAA Clan serta diproduksi secara profesional oleh Ess Jay Pictures. Keterlibatan komunitas kreatif yang solid dan rumah produksi berpengalaman memastikan kualitas visual, tata suara, hingga alur cerita film ini digarap secara matang demi memuaskan ekspektasi penonton bioskop.
4. Memiliki Nilai Emosional dan Kenangan Mendalam
Di balik proses produksinya yang megah, film ini ternyata menyimpan nilai emosional yang sangat kuat bagi Reza Arap dan rekan-rekan terdekatnya. Karya layar lebar ini juga didedikasikan sebagai salah satu bentuk kenangan bermakna bersama mendiang Lula Lahfah yang turut ambil bagian dalam perjalanan proyek tersebut.
5. Siap Gebrak Bioskop Indonesia dan Raup Jutaan Penonton
Jelang jadwal penayangan perdananya di bioskop pada Agustus 2026 ini, film tersebut langsung menyita perhatian publik berkat standar tinggi yang dipatok oleh sang sutradara. Dengan strategi promosi masif dan basis penggemar yang masif, karya perdana Reza Arap ini diprediksi bakal menjadi salah satu box office lokal yang paling disorot tahun ini.
Secara keseluruhan, langkah berani Reza Arap beralih dari kreator digital dan streamer menjadi sutradara film komedi horor menunjukkan totalitas tanpa batas dalam berkarya. Gebrakan lewat layar lebar ini tidak hanya memperluas portofolionya, tetapi juga membawa angin segar bagi inovasi industri perfilman tanah air.

